Tips menghindari Pemakain Narkoba

Apakah itu Narkoba? Narkoba. Kata yang sering kali dijumpai di tengah-tengah masyarakat, baik tua maupun muda, pelajar maupun pekerja. Banyak orang yang mencoba menghindarinya.Pemerintah menentukan kebijakan-kebijakan tertentu untuk larangan merokok. Aparat penegak hukum sudah menangkap bandar, pengedar, dan pemakainarkoba yang sangat beragam umurnya. Tetap saja, pusat-pusat rehabilitasi pecandu narkoba penuh sesak dengan korban-korban narkoba, terutama para pelajar. Narkoba seakan menjadi hantu yang sangat sulit diberantas di kalangan pelajar SMA. Jika memang ini terjadi terus-menerus dan tak ada solusi, bagaimanakah nasib bangsa ini, yang sekarang ada di tangan para pelajar SMA, para penerus bangsa Indonesia? Inilah yang menjadi pertanyaan untuk segera dijawab dengan tindakan. Apa itu Narkoba? Beberapa referensi tentang narkoba sudah mengemuka di berbagai media. Namun, dalam tulisan ini hanya akan dibahas tentang narkoba secara umum. Narkoba, singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang, adalah bahan atau zat tertentu yang dapat memengaruhi kondisi kejiwaan maupun psikologi seseorang, baik pikiran, perasaan, perilaku, serta ketergantungan, baik secara fisik maupun psikologi. Narkoba dapat digolongkan menjadi opium, halusinogen, amfetamin, dan kokain berdasarkan efeknya. Candu, adalah faktor-faktor yang memengaruhi saraf-saraf pada tubuh sehingga saraf menjadi kurang sensitif akan rangsangan pada lingkungan sekitar. Halusinogen sehingga para penggunanya berkhayal dan berhalusinasi sehingga merasakan sensasi bahagia seperti mimpi. Ganja dan LSD termasuk dalam golongan halusinogen. Amfetamin (shabu-shabu dan ekstaksi) mendorong tubuh manusia untuk bekerja melebihi batas maksimum tubuh sehingga tubuh dapat menderita dehidrasi dan hal-hal lainnya akibat penggunaan tenaga yang berlebih. Kokain berperan sebagai stimulan sehingga bisa menyebabkan perasaan gugup dan keganasan lebih halusinogen. Secara ilmiah, penggunaan narkoba membawa berbagai dampak bagi kondisi fisik penggunanya. Narkoba secara garis besar akan mengganggu kestabilan sistem tubuh manusia, karena narkoba menghambat produksi hormon-hormon yang berasal dari otak sehingga pengguna narkoba akan berhenti memproduksi hormon-hormon yang seharusnya diproduksi secara alami dalam tubuh pengguna narkoba. Karena tidak hanya sistem hormon yang berpengaruh, tetapi seluruh kinerja tubuh, mengakibatkan rusaknya seluruh sistem tubuh manusia. Berdasarkan proyeksi BNN untuk tahun 2016, terdapat lebih dari 1,2 juta jiwa pengguna narkoba yang masih berusia pelajar (12-21 tahun). Di samping itu, setiap tahunnya, diperkirakan ada 12.000 jiwa yang melayang melayang karena overdosis narkoba. Bayangkan saja, dalam 6-7 tahun para pelajar ini seharusnya dapat lulus kuliah sebagai sarjana, tetapi mereka malah mati karena narkoba. Secara perhitungan, jiwa-jiwa yang mati karena narkoba selama rentang waktu mencapai angka 84.000 jiwa. Hal tersebut sudah sepatutnya dijadikan sesuatu yang mendapat perhatian khusus, karena mereka memegang kunci menuju masa depan Indonesia. Merekalah yang akan menjadi penerus bangsa Indonesia. Siapa yang tahu '10 dari 84.000 jiwa tersebut adalah calon doktor Indonesia? Kita tidak pernah tahu. Tetapi yang pasti, tanpa pencegahan narkoba, masa depan mereka akan hancur. Begitu juga bangsa Indonesia, yang akan hanyut dalam arus kehancuran yang dibawa oleh narkoba. Adapun Tips Menghindari Narkotika Yaitu : *Memperkuat Pertahanan Spiritual* Agar remaja tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau bujukan kawan dan mampu mengatasi rasa keingintahuannya, maka remaja harus meningkatkan spiritualitasnya. Spiritualitas adalah kondisi jiwa yang senantiasa diarahkan kepada Allah SWT. Untuk meningkatkan spiritual, seorang remaja harus mengamalkan ajaran-ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh). *Jangan Mencoba Kesalahan terbesar* semua remaja pengguna narkoba adalah mereka pernah mencoba. Sekali anda mencoba, anda telah menjadi pengguna dan akan kecanduan. Anda tidak akan pernah menjadi pecandu narkoba jika anda tidak pernah mencoba. Oleh karena itu jangan pernah mencoba menggunakan narkoba. *Miliki Hobby dan Aktivitas Positif* Isilah masa remaja yang penuh antusiasme dengan menyalurkan hobby yang positif misalnya dengan olahraga, melukis, menulis, dan lain sebagainya. Hal ini selain meningkatkan keterampilan, juga membatasi lingkungan pergaulan pada orang-orang yang memiliki ide dan kreasi yang positif pula. Orang yang tidak memiliki kesibukan lebih mudah untuk diajak melakukan hal-hal yang negatif termasuk menggunakan narkoba. *Berpikir Jangka Panjang* Remaja harus memiliki pandangan yang luas dan berwawasan ke depan. Ia harus mampu memikirikan semua perbuatannya, apa dampak positif dan negatifnya, Jika suatu perbuatan akan mendatangkan dampak negatif, maka ia harus menjauhinya. Dalam hal narkoba jelas dampak negatifnya sangat banyak, karena itu tidak ada pilihan lain bagi remaja, kecuali menjauhinya. *Ingat Masa Depan* Menyalahgunakan narkoba dapat menghancurkan masa depan. Orang yang kecanduan narkoba tidak dapat berpikir sehingga tidak dapat berbuat apa-apa. Hal ini akan menghancurkan masa depan. Orang yang kecanduan narkoba cenderung memiliki perilaku kriminal karena ia tidak mungkin dapat belajar, bersekolah, atau bekerja. Jika remaja mampu melakukan 6 (enam) hal di atas seorang remaja pasti akan mampu menjaga dirinya dari ancaman narkoba. Hanya remaja-remaja yang mampu mengendalikan dirinya dari narkoba yang akan dapat meraih masa depannya dengan gemilang.

Komentar